Kamis, 31 Agustus 2017

Daging Yang Tak Dirindukan

Daging Yang Tak Dirindukan

Kau tau malam apa ini?

Ya malam ini malam takbir atau lebih tepatnya tanggal 9 Dzuil-Hijjah 1438 H

Seperti tahun sebelumnya, Aku merayakan Idul Adha di tanah rantau

Aku tinggal di asrama salah satu kampus di Kota Pekanbaru

Malam ini asramah sangat hening

Kau tahu kenapa?

Ya semua kembali ke kampong halamannya untuk 
merayakan hari Raya Idul Adha dirumah

Bukankah begitu menyenangkan ketika kita bersama keluarga kita di malam yang istimewa ini

Namun tak semua bisa kembali kerumah

Aku dan beberapa anak asrama yang lain tetap tinggal di asramah

Bukannya kami tak rindu kampong halaman

Tapi kami punya alasan,

Meskipun kendala terbesar kami masalah keuangan

Kami bisa saja pulang, namun belum tentu bisa kembali lagi

Ketika orang lain rindu akan daging qurban

Kami hanya rindu keluarga kami.


Pekanbaru, 9 Dzul-Hijjah 1438 H



Kak Ngun

Kamis, 17 Agustus 2017

Hujan dan Jatuh Cinta

Hujan dan Jatuh Cinta


Kau tahu apa yang Aku suka dari hujan?

Ia pantang menyerah,

Ia terus datang walaupun jatuh ribuan kali,

Ia seperti tak mengenal rasa sakit,

Ia tak bisa memilih dimana Ia akan jatuh,

Di sungai, di danau, di pohon, bahkan di tumpukan sampah,

Apa Ia mengeluh?

Tentu saja tidak, Ia akan terus datang,

Ia yakin dimanapun Tuhan memerintahkannya untuk jatuh, disitulah Ia akan jatuh,

Karena Ia yakin dimanapun Ia jatuh, akan ada manfaat, cobaan dan hikmah disetiap tetesnya,

Yang akan memberikan pelajaran kepada umat manusia,

Jika Ia tidak dijaga dan dihargai Ia akan membawa bencana

Tetapi jika ia dimanfaatkan ia akan membawa sejuta manfaat

Begitu juga dengan jatuh cinta,

Kadang kita tak bisa memilih kemana cinta ini akan jatuh,

Bahkan tanpa disadari cinta jatuh begitu saja tanpa alasan yang jelas,

Seolah olah semua terjadi begitu saja,

Cinta tak butuh alasan untuk jatuh,

Layaknya hujan, jatuh cinta mengandung manfaat, cobaan dan hikmah,

Jika ia jatuh dan kita salah menanggapinya cinta akan membawa kegelisahan, kecemasan bahkan kemaksiatan,

Namun jika kita menjaganya dan mengembalikannya kepada Sang Pencipta yakinlah semua akan indah pada waktunya

Jika Kau bertanya apakah kita harus melepaskannya atau memperjuangkan?

Mengapa kita tidak melakukan keduanya,

“Melepaskannya dalam doa dan meperjuangkanya lewat tindakan demi meraih yang terbaik”


Kak Ngun



Batam, 17 Januari 2017