Minggu, 22 Oktober 2017

Si PEGGORES TINTA HITAM



Si PEGGORES TINTA HITAM

Akulah si penggores tinta hitam

Sebuah surat merah jambu aku siapkan lengkap denga pena hitam yang siap menari diatas kertas.

Taukah engkau, surat ini kutulis dengan segenap keberanianku,

Kutulis kata demi kata, kalimat demi kalimat

Betapa aku mengagumimu,

Kutuangkan semua kekagumanku padamu,

Setiap tetes tinta yang keluar selalu ada dirimu membayang dipikiranku,

Taukah enggkau bahwa disetiap goresan tinta ini merupakan isi dari hatiKu,

Benar, Aku mengagumimu dalam diamKu,

Senyumanmu menghilangkan keluhku.

Ingin Aku menyapa mu,

Mengenal lebih dekat tentangmu

Namun keberanianku menciut saat melihat wajahmu,

Terbesit sebuah pertanyaan,

Apakah engkau juga mengagumiku seandainya engkau mengenalku? Atau dirimu mengagumi orang lain?

Aku belum siap mendengar jawaban dari setiap pertanyaan itu,

Aku takut jawaban yang kudengar bukanlah jawaban yang Aku inginkan,

Cukuplah Aku mengagumimu dari jauh,

Cukuplah Aku mengagumimu dalam diamku,

Aku adalah si penggores tinta hitam, dan Aku adalah pengagum rahasiamu



Pekanbaru, 21 Oktober 2017


Kak Ngun

Selasa, 17 Oktober 2017

Bersabarlah Kasih

BERSABARLAH KASIH

Bersabarlah kasih,

Ku tahu rindumu amat mendalam,

Aku juga merasakan hal yang sama,

Bahkan lebih dalam dibanding samudra terdalam dimuka bumi ini,

Rindu bukanlah hal yang baru untuk Ku,

Rindulah yang selalu menjadi sahabatku disaat jauh darimu,

Rindu-lah merupakan musuh sekaligus motivasi Ku,

Karena rindu Aku merasakan betapa berartinya dirimu,

Waktu-waktu yang kuhabiskan bersamamu sangatlah berharga untuku,

Namun rindu juga yang menyesakan dadaku,

Ku ingin menghabiskan masa tua ku bersamamu,

Namun lagi lagi kita tidak tahu apakah nanti kita bisa saling bertemu,

Maaf jika Aku terlalu egois terhadap perasaanku kepadamu,

Tidak ada yang bisa menjamin kita akan bersatu,

Atau bahkan ajal yang dahulu menjemput,

Teruslah berusaha, berharap, dan berdoa kepada Sang Pemilik Hati,

Dialah kunci dari setiap orang yang saling menemukan,

Ku harap Aku bisa menemukanmu diujung dermaga penantian.



Pekanbaru, 17 Oktober 2017




Kak Ngun