DERMAGA PENANTIAN
Aku menantikanmu,
Menantikanmu diujung dermaga,
Setiap senja dan malam,
Gelap, sepi dan sunyi,
Desiran ombak seakan berbisik “Apa
yang engkau tunggu?”
Aku menunggu dirinya,
Ingin ku sebut namanya,
Ingin ku genggam tangannya,
Melepas kerinduan bersamanya,
Semua terasa indah ketika dibayangkan,
Semua terasa nyata ketika dimimpikan,
Namun semua hanyalah khayalan
belaka,
Semua masih khayalan karena satu
hal,
“Engkau belum datang”
Engkau belum datang ke dermaga
ini,
Ku harap engkau tidak melupakan
dermaga ini,
Tempat engkau pulang melepas
rindu,
Aku akan tetap menunggumu disini
Aku yakin engkau akan datang,
Biarkan aku menantimu, diujung
dermaga penantian.
Pekanbaru,
19 Januari 2018
Kak
Ngun