Tanpa Arah
Terkadang Ku tak sadar,
terus berjalan tanpa henti,
terus dan terus berjalan tanpa arah,
Ku tak sadar,
entah apa yang Ku cari,
semua orang menjauh,
semua orang menjaga jarak dengan Ku,
entah apa yang salah dengan Ku,
Aku hanya terus berjalan tanpa arah,
berjalan dengan prinsip yang tidak jelas,
Aku merasa tersisih di tengah keramaian,
semua orang tak menganggapku ada,
hingga suatu hari Aku tersadar,
mungkin anggapanku bahwa semua orang itu sama yang
membuatku
merasa hampa,
namun Dirimu hadir merubah pandanganKu,
Aku terlahir kembali dengan prinsip baru,
Dirimu bagaikan cahaya yang penuntunku,
karenaMu Aku bukanlah seperti Aku yang dulu,
"terimakasih",
hanya ucapan terimakasih yang bisa kuberikan kepadamu.
Pekanbaru, 9 Mei 2017
Kak Ngun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar