Si PEGGORES
TINTA HITAM
Akulah si penggores tinta hitam
Sebuah surat merah jambu aku
siapkan lengkap denga pena hitam yang siap menari diatas kertas.
Taukah engkau, surat ini kutulis
dengan segenap keberanianku,
Kutulis kata demi kata, kalimat
demi kalimat
Betapa aku mengagumimu,
Kutuangkan semua kekagumanku
padamu,
Setiap tetes tinta yang keluar
selalu ada dirimu membayang dipikiranku,
Taukah enggkau bahwa disetiap
goresan tinta ini merupakan isi dari hatiKu,
Benar, Aku mengagumimu dalam
diamKu,
Senyumanmu menghilangkan keluhku.
Ingin Aku menyapa mu,
Mengenal lebih dekat tentangmu
Namun keberanianku menciut saat
melihat wajahmu,
Terbesit sebuah pertanyaan,
Apakah engkau juga mengagumiku
seandainya engkau mengenalku? Atau dirimu mengagumi orang lain?
Aku belum siap mendengar jawaban
dari setiap pertanyaan itu,
Aku takut jawaban yang kudengar
bukanlah jawaban yang Aku inginkan,
Cukuplah Aku mengagumimu dari
jauh,
Cukuplah Aku mengagumimu dalam
diamku,
Aku adalah si penggores tinta
hitam, dan Aku adalah pengagum rahasiamu
Pekanbaru, 21 Oktober 2017
Kak Ngun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar